THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 13 November 2008

Olahraga->Negara Asia Pertama di Piala Dunia


rsb>

Meski saat itu belum merdeka, Indonesia mengusung nama Nederlandsche Indiesche atau Netherland East Indies atau Hindia Belanda.

Panasnya keadaan di Eropa dan sulitnya transportasi ke Prancis secara tak langsung memberikan keuntungan. Jepang menolak hadir dan memberikan kesempatan bagi Hindia Belanda untuk tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Lalu Amerika Serikat yang jadi lawan berikutnya menyerah tanpa bertanding.

Jadilah anak-anak Melayu ini melenggang ke Prancis.
Pengiriman kesebelasan Hindia Belanda bukannya tanpa hambatan. NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau organisasi sepak bola Belanda di Jakarta bersitegang dengan PSSI yang telah berdiri April 1930. PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo, insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa, ingin pemain mereka yang dikirimkan.

Namun, akhirnya kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan pemain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang diakui FIFA.

Ditangani pelatih Johannes Mastenbroek, pemain kesebelasan Hindia Belanda adalah mereka yang bekerja di perusahaan-perusahaan Belanda.

Tercatat nama Bing Mo Heng (kiper), Herman Zommers, Franz Meeng, Isaac Pattiwael, Frans Pede Hukom, Hans Taihattu, Pan Hong Tjien, Jack Sammuels, Suwarte Soedermandji, Anwar Sutan, dan kiri luar Nawir yang juga bertindak sebagai kapten.

Pada babak penyisihan, Hindia Belanda langsung menghadapi tim tangguh, Hungaria, yang kemudian meraih posisi runner-up.

Tak banyak informasi yang didapatkan mengenai pertandingan di Stadion Velodrome Municipale, Reims, 5 Juni 1938, tersebut. Pada pertandingan yang disaksikan 9.000 penonton itu, Hindia Belanda tak mampu berbuat banyak dan terpaksa pulang lebih cepat setelah digilas 6-0.

Meski belum menggunakan bendera Merah-Putih, inilah satu-satunya penampilan tim Melayu di Piala Dunia, hingga sekarang! (arien novarian)

Selasa, 11 November 2008

Pendidikan->Sejarah PBB


rsb>United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa didirikan pada 24 Oktober 1945. Berarti saat ini PBB sudah berusia 63 tahun. PBB didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa yang gagal menciptakan perdamaian di bumi ini. Para wakil dari negara-negara sekutu pada perang dunia kedua yaitu Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, dan Perancis sudah memulai perundingan persiapan pendirian PBB ini sejak perang dunia kedua berlangsung.Akhirnya setelah perang usai, 50 negara berkumpul di San Fransisko, Amerika Serikat untuk menandatangani piagam pembentukan PBB. Tujuan utama PBB adalah untuk menjaga perdamaian dunia dan mengembangkan persahabatan antar bangsa serta menggalang kerjasama internasional. Selain itu juga menjaga penghormatan atas hak asasi manusia dan kebebasan. Markas besar PBB terletak di New York, Amerikat Serikat.Karena PBB adalah organisasi internasional, maka stafnya juga berasal dari seluruh dunia.Kepala staf tertinggi sekretariat PBB adalah seorang sekretariat jenderal. Ban Ki Mun dari Korea Selatan menjabat sebagai Sekjen PBB untuk periode 2007-2011. Saat ini tercatat ada 192 negara tergabung dalam organisasi ini. Indonesia jadi anggota PBB pada 28 September 1950. Tapi Indonesia sempat keluar dari PBB pada 20 januari 1965. Saat itu Presiden Soekarno marah karena Malaysia diangkat menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. Satu tahun kemudian, Indonesia kembali masuk PBB. Indonesia juga terpilih menjadi anggota dewan hak asasi manusia PBB serta menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB. PBB jelaslah bukan negara. Karena itu PBB tidak membuat hukum. PBB hanya menyediakan jalan dan cara untuk membantu menyelesaikan konflik-konflik internasional dan merumuskan kebijakan yang akan dirasakan oleh seluruh warga dunia, termasuk kita.

Musik & Film->Laskar Pelangi di mata sang sutradara



rsb>Laskar Pelangi adalah sebuah kisah tentang perjuangan menggapai mimpi. Keindahan persahabatan serta penuh haru, mampu memnggiring riri riza untuk menuangkannya kedalam sebuah film.
Bagi Riri Riza sebagai sutradara film Laskar Pelangi, saat membaca buku yang begitu menginspirasi ini, semangatnya menjadi sangat tercambuk. Cerita anak-anak sekolah yang begitu bersemangat dan berjuang untuk bersekolah membuatnya terharu.
Imajinasi sebuah masa kecil yang indah, mengantarkan sang sutradara menciptakan karya film dengan sangat indah.
Film laskar pelangi dibuat dengan pesan khusus bagi para penontonnya. Pesan yang membuat siapa saja yang meliha film ini, mampu menyebarkan kebaikan antar sesama.
Film yang mengambil latar di pulau belitong ini, semoga dapat menjadi sumber hiburan yang berbumbu pendidikan dan informasi. (Arien Novarian)